Selasa, 18 Februari 2020

PENGERTIAN DAN CONTOH KASUS REGRESI LINIER SEDERHANA

PENGERTIAN DAN CONTOH KASUS REGRESI LINIER SEDERHANA


Regresi Linier Sederhana adalah hubungan secara linear antara satu variabel independen (X) dengan variabel dependen (Y). Analisis ini untuk mengetahui arah hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Apakah positif atau negatif dan untuk memprediksi nilai dari variabel dependen apabila nilai variabel independen mengalami kenaikan atau penurunan. Data yang digunakan biasanya berskala interval atau rasio.

Bentuk umum dari persamaan regresi  :

 Y = a + bX 

Dimana :           Y  : Nilai dari variabel dependen
                              a  : konstanta
                              b  : koefisien regresi
                             X  : nilai dari variabel independen

Nilai a dan b dapat dihitung dengan menggunakan rumus dibawah ini :









Jika terlebih dahulu dihitung koefisien b, maka koefisien a dapat pula ditemukan
dengan rumus :




Contoh Kasus :

Berikut data dari tes IQ dan nilai Matematika dari 12 orang mahasiswa. Dari data-data tersebut buatlah persamaan regresinya.


















Penyelesaian :

Langkah pertama tentukan dahulu mana variabel X dan mana variabel Y, dari data tersebut jelas sekali jika nilai matematika bergantung pada Tes IQ, maka nilai matematika adalah variabel Y dan tentunya skor Tes IQ adalah variabel X. Selanjutnya untuk mempermudah penghitungan, buatlah tabel berikut :














X = 725/12 = 60,417         Y = 1.011/12 = 84,250

Sehingga :

b =  (12) (61.685) – (725) (1.011)
      ________________________    
          (12) (44.475) – (725)^2

   = 0.897

a = 84.250 – (0.897) (60.417)  = 30.056

Dengan demikian persamaan regresi linearnya :

 Y = 30,056 + 0,897 X 

Agar lebih mudah memahami mengenai regresi linier sederhana, simak vidio berikut ini...

Tidak ada komentar:
Write komentar